makanan untuk darah tinggi

Tekanan Darah Tinggi ? Ini Makanan yang Harus Dijaga.

Diet
Spread the love

Tekanan Darah Tinggi menjadi penyakit yang banyak diderita orang saat ini. Gaya hidup di era serba cepat ini lebih memberi peluang untuk memiliki pola makan yang buruk. Di mana hal ini dapat berkontribusi secara signifikan terhadap potensi tekanan darah tinggi. Rekomendasi dokter untuk mengurangi atau mencegah timbulnya tekanan darah tinggi seringkali menjadi daftar teratas dari anjurannya. Mari kita lihat secara singkat konsekuensi kesehatan dari peningkatan tekanan darah.

Bahaya Penyakit Tekanan Darah Tinggi
Di negara-negara terbelakang maupun maju, diperkirakan 20-40 persen dari semua orang dewasa menderita tekanan darah tinggi yang persisten. Tekanan darah tinggi berpotensi menyebabkan aterosklerosis. Hasilnya adalah kerusakan jantung, penyakit arteri koroner, gagal ginjal, stroke, dan kerusakan mata. Pilihan ada di tangan Anda. Cobalah untuk menyelamatkan organ-organ vital ini dengan mengendalikan Tekanan Darah Anda. Ingat, Hipertensi adalah Pembunuh dalam kesenyapan.

Tingkat Tekanan Darah Normal vs Prehipertensi dan Hipertensi
Tekanan darah normal orang dewasa yang sehat saat istirahat, adalah 120/80. Namun beranjaknya usia akan menggeser angka ini keatas secara wajar. Tingkat tekanan darah lebih besar dari 120/80 dan di bawah 140/90 berada pada tahap prehipertensi, sedangkan tingkat di atas 140/90 dianggap tahap hipertensi. Baik yang menderita prehipertensi dan hipertensi harus membuat perubahan diet, olahraga, dan gaya hidup yang lebih sehat untuk mengurangi atau mencegah timbulnya hipertensi yang lebih parah dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung.

Berat Badan Meningkatkan Tekanan Darah
Kelebihan berat badan atau sering disebut dengan Overweight atau Obesitas untuk tingkatan Overweight tertentu, dapat menimbulkan tekanan darah tinggi. Orang dengan obesitas menggandakan risiko mereka terkena gangguan tersebut. Selain itu, sekitar 7 dari 10 orang dewasa obesitas menderita penyakit tekanan darah tinggi.

Saran Diet dan Tips Untuk Tekanan Darah Tinggi
Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi dan tidak kelebihan berat badan, berikut adalah beberapa tips untuk mengontrol Tekanan Darah Anda.

Pilih Diet Seimbang yang Sehat
Jika Anda ingin mengurangi tekanan darah Anda, diet Anda harus kaya akan buah-buahan, sayuran, dan makanan susu rendah lemak. Juga harus rendah kolesterol, tinggi serat, kalsium, kalium, dan magnesium. Serta cukup protein. American Heart Association dan pemerintah AS merekomendasikan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), sebagai panduan diet yang baik untuk mengurangi tekanan darah.

Hal Pertama adalah Mengurangi Asupan Sodium (Garam)
Bagaimana asupan garam bisa meningkatkan tekanan darah? Makan terlalu banyak garam atau makanan yang kaya akan sodium menyebabkan tubuh Anda menahan air lebih banyak untuk mencuci garam tersebut dari tubuh Anda. Pada beberapa orang kondisi ini bisa menyebabkan tekanan darah naik. Tambahan ekstra air tersebut bisa memberikan tekanan kepada jantung dan pembuluh darah. Dosis harian recoomended untuk natrium bagi kebanyakan orang adalah 2.400 mg.

Anda dapat mengurangi asupan sodium
Bagaimana Anda bisa mengurangi asupan sodium? Makan lebih sedikit makanan yang diproses melalui pabrik yang kemungkinan besar kaya akan sodium, dan makan lebih banyak makanan segar. Sodium ditemukan secara alami dalam makanan segar seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, daging, kacang-kacangan, dan produk susu, tetapi dalam jumlah yang jauh lebih rendah daripada dalam makanan olahan (misalnya makanan kemasan atau kalengan).

Makanan dengan Sodium Tinggi
Makanan ini biasanya memiliki kandungan sodium (natrium) yang tinggi. Agar tidak melebihi Recommended Dietary Allowance (RDA), hindari sama sekali, atau pilih jenis yang rendah sodium.
Saus: baking soda, saus barbekyu, mustard, kecap, saus steak, saus salad, baking powder, dan monosodium glutamat.
Makanan ringan asin : kacang tanah, pretzel, keripik tortilla, keripik jagung, dll.
Sup : sup instan, sup kalengan biasa.
Daging : Bacon, bologna, hot dog, kornet, sosis, dll.
Susu : Keju.
Minuman : Soda klub, soda rasa sakarin, dll.
Sereal : Sereal panas instan, sereal dingin.
Siap saji : Kentang goreng, makaroni dan keju, beberapa makanan beku, pizza, dan mie instan.
Lemak : Mentega dll.

Periksa Label Wadah Makanan:
Pilih makanan yang diberi label rendah sodium, natrium sangat rendah, atau bebas garam. Periksa label makanan yang menunjukkan kandungan natrium yang tinggi, termasuk: natrium nitrit, natrium proprionate, disodium fosfat, dan natrium sulfat. Juga monosodium glutamat (MSG), natrium benzoat, dan natrium hidroksida.

Mulai sekarang cobalah untuk membiasakan makan dengan kandungan sodium atau garam yang rendah. Hindari makanan yang terlalu asin. Salam hidup sehat.

*Jika Anda mengalami gejala tekanan darah tinggi, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan secara profesional.